Makanan penghambat (inhibitor) dan pendorong penyerapan (enhancer) zat besi

Apakah Anda sudah memahami sekarang jika zat besi itu penting juga untuk pertumbuhan dan perkembangan anak setelah membaca artikel sebelumnya?, eh tapi sebenarnya tidak hanya untuk anak, orang dewasa pun perlu lo, sebab anemia bisa menyerang siapa saja. Sekarang MamaRins bakal kasih kalian tips sebenarnya apa saja makanan yang dapat menghambat dan mendorong penyerapan zat besi ke dalam tubuh kita. Jangan jangan pola makan seperti ini sudah sering Anda terapkan atau malah baru tahu sekarang?? Nah yuk disimak.

Sesuai tabel kecukupan angka gizi anak usia 7-11bulan membutuhkan 7 mg, usia 1-3 tahun membutuhkan 8mg, 4-6 tahun 9mg, dan 7-9 tahun membutuhkan 10mg zat besi perharinya. Sedangkan wanita usia 19-64 tahun dianjurkan untuk memenuhi 26 mg zat besi per hari, sedangkan pria dengan umur yang sama dianjurkan untuk memenuhi 13 mg zat besi per hari.​1​ Mengapa jumlahnya cukup berbeda?

Sebab wanita mengalami fase menstruasi. Pada fase ini wanita akan mengalami kehilangan banyak darah. Hal tersebut membuat kadar hemoglobin dalam tubuh menurun sehingga kemampuan tubuh dalam mensuplai oksigen untuk pembentukan energi terganggu. Jadi, Sudahkah Anda mencukupi kebutuhan zat besi harian Anda dan anak Anda? Tahukah Anda sebenarnya sumber zat besi itu?

Pencernaan Zat Besi dimulai saat zat besi berada pada lambung, zat besi yang umumnya berbentuk ferri akan diubah menjadi ferro (bentuk aktif zat besi). Proses ini dapat berlangsung apabila lambung berada dalam kondisi asam. Setelah berbentuk ferro, zat besi akan dibawa ke usus halus (duodenum). Pada usus halus ini, penyerapan zat besi dibantu oleh protein khusus yaitu transferin. Protein tersebut berfungsi mengangkut zat besi dari saluran cerna ke seluruh jaringan tubuh khususnya sumsum tulang belakang.

Absorbsi Zat Besi

Zat besi pada sumsum tulang belakang akan digunakan untuk membentuk hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah yang berfungsi untuk mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Zat besi yang tidak diubah menjadi hemoglobin akan disimpan dalam tubuh dalam bentuk feritin dan hemosiderin di hati.​2​

Sumber makanan yang mengandung zat besi dibedakan menjadi dua, yaitu sumber zat besi heme dan sumber zat besi non heme. Zat besi heme berasal dari sumber pangan hewani seperti daging, unggas, telur, dll sedangkan zat besi non heme berasal dari sumber pangan nabati seperti kacang-kacangan dan sayuran. Penyerapan zat besi dalam tubuh juga bergantung pada faktor penghambat dan pendorong penyerepannya. Zat besi heme memiliki daya serap lebih tinggi sekitar 7-22% dibandingkan non heme yang hanya 1-6% saja. Meski begitu rata-rata tubuh hanya mampu menyerap 10% dr makanan yang dicerna.​​​3​

Pada keyakinan masyarakat zat besi terbaik yaitu dari sayuran seperti bayam dan kacang-kacangan ternyata itu belum tepat lo, mengapa? sebab dalam sayur dan kacang juga banyak terdapat inhibitor zat besi seperti fitat tanin dan oksalat. Mereka mengikat besi sehingga membuatnya tidak dapat terserap dan ikut terbuang bersama urin.

Berikut Tabel data kandungan zat besi dari beberapa sumber nabati dan hewani menurut USDA (United States Department of Agriculture)2

Zat besi dapat diserap tubuh dalam keadaan asam pada lambung. Oleh karena itu, zat besi non heme yang mengandung oksalat dapat berbentuk besi-oksalat yang mana membutuhkan asam untuk memecahnya sehingga berubah menjadi Ferro. Zat besi heme sudah berbentuk ferro sehingga mudah terserap dalam tubuh. Oleh karena itu asupan vitamin C yang dikonsumsi bersamaan dengan zat besi dapat meningkatkan penyerapannya hingga 4x lipat pada besi non heme.​4​

Tidak hanya vitamin C, protein atau asam amino memiliki peranan penting juga dalam absobrsi dan trasportasi zat besi dalam darah. Protein harus dalam jumlah yang mencukupi agar sintesis hemoglobin berjalan dengan baik. Sebaliknya, jika protein cukup tetapi besi dalam tubuh tidak memadai maka protein juga tidak akan berperan sebagaimana mestinya.

Dari penjelasan diatas kita bisa tahu kan apa apa saja yang dapat mmembantu penyerapan zat gizi dan apa saja yang dapat menghambat penyerapan zat gizi? Sudahkah Anda mengevaluasi pola makan Anda? Nah, selanjutnya mamarins akan bantu membahas bentuk makanan apa saja terkandung zat besi terbaik dan pola makan seperti apa untuk penyerapan zat besi secara baik bagi tubuh.

  1. 1.
    Peraturan Menteri Kesehatan Nomer 75 Tahun 2013.(nomer 75 2013).
  2. 2.
    Citra, S.gz A. DAYA SERAP ZAT BESI. Indonesia Fitness Association. https://www.apki.or.id/daya-serap-zat-besi/. Accessed 2019.
  3. 3.
  4. 4.
    Lestari IP, Lipoeto NI, – A. Hubungan konsumsi zat besi dengan kejadian anemia pada mudir SMP Negeri 27 Padang. Jurnal Kesehatan Andalas. 2017;6(3). http://jurnal.fk.unand.ac.id.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *